Studi Kelayakan dan Analisis

Rencana pengembangan BAUK UNIDA Gontor akan dimulai dari melihat hasil studi kelayakan dan analisis SWOT sebagai berikut:

KEKUATAN (STRENGHT)

  1. BAUK mendapatkan pendanaan biaya investasi tahunan yang bersumber dari Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam.
  2. Yayasan Pondok Gontor memberikan beasiswa berupa biaya makan, biaya asrama, biaya buku dan 90% biaya kuliah bagi mahasiswa terpilih.
  3. Mempunyai     kerjasama     dengan     beberapa     bank      syariah     dalam implementasi sistem pembayaran virtual.
  4. Memiliki sistem informasi pembayaran yang terintegrasi dengan SIAKAD mahasiswa.
  5. Melakukan audit keuangan dengan pihak eksternal setiap tahun melalui Kantor Akuntan Publik (KAP) resmi.

KELEMAHAN (WEAKNESS)

  1. Sumber    Daya    Manusia    yang    mengelola   BAUK    belum   memadai, khususnya di bagian umum.
  2. Belum terlaksananya audit keuangan internal karena belum terbentuknya Satuan Pengawas Internal.
  3. Sistem pencairan dana kegiatan RKAT masih belum berbasis IT.
  4. Kurangnya pendapatan dari sumber eksternal luar negeri.

PELUANG (OPPORTUNITY)

  1. Terbukanya kerjasama dengan mitra luar negeri memungkinkan bertambahnya pendapatan dari luar negeri.
  2. Banyaknya sumber-sumber dana hibah penelitian, pengabdian masyarakat dan beasiswa mahasiswa dari pemerintah maupun Lembaga non-pemerintah.
  3. Yayasan Pondok Gontor mendukung pengembangan UNIDA Gontor dengan menerima pengajuan Rencana Anggaran Belanja (RAB) untuk biaya investasi SDM, sarana dan prasarana setiap tahunnya.
  4. Adanya aturan kemendikbud tentang kampus merdeka.

ANCAMAN (THREAT)

  1. Tingginya kompetisi dengan perguruan tinggi lain di Regional, Nasional maupun internasional.
  2. Perubahan aturan akreditasi beberapa program studi ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) menyebabkan bertambahnya beban pengeluaran universitas.
  3. Perubahan peraturan kementrian keuangan tentang laporan keuangan yang menyebabkan pengetatan system pelaporan pertanggungjawaban keuangan.

Studi Kelayakan dan Analisis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.